You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Medan Jaya
Desa Medan Jaya

Kec. Ipuh, Kab. Mukomuko, Provinsi Bengkulu

Desa Medan Jaya Mulai Program Ketahanan Pangan: Penanaman Jagung Perdana 1 Hektar di Desa Air Buluh

APRIANDI DAUD 30 September 2025 Dibaca 792 Kali
Desa Medan Jaya Mulai Program Ketahanan Pangan: Penanaman Jagung Perdana 1 Hektar di Desa Air Buluh

Medan Jaya, 30 September 2025 – Pemerintah Desa Medan Jaya bersama perangkat desa, perwakilan lembaga desa, dan Tim Penggerak PKK Desa Medan Jaya hari ini secara resmi melaksanakan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung perdana di lahan seluas 1 hektar yang terletak di Desa Air Buluh. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Program ini dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Medan Jaya Mandiri sebagai pelaksana teknis kegiatan. Pemilihan jagung sebagai komoditas utama didasarkan pada potensi lahan, kebutuhan pangan masyarakat, serta peluang pengembangan usaha produktif berbasis pertanian.

 

“Program ini tidak hanya bicara tentang ketersediaan pangan, tetapi juga langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengelolaan oleh BUMDes, hasil yang didapat dari program ketahanan pangan ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi warga desa, baik dalam bentuk ketersediaan bahan pangan maupun peluang usaha baru,” ujar Afrizal dalam sambutannya.

“Kami sangat bersyukur bisa memulai program ketahanan pangan ini. Jagung yang kita tanam hari ini adalah simbol harapan bagi Desa Medan Jaya. Dengan pengelolaan yang baik melalui BUMDes Medan Jaya Mandiri, kami optimis hasil program ini akan mendukung ketersediaan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat. Ini adalah langkah strategis yang sesuai dengan amanat Permendes Nomor 7 Tahun 2021 serta Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin Desa Medan Jaya mampu menjadi desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.”

Lebih lanjut, Afrizal menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, Desa Medan Jaya perlu mengambil peran aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah terkait penguatan pangan masyarakat.

“Dengan semangat gotong royong, kami optimis program ini akan berhasil. Jagung yang kita tanam hari ini adalah simbol harapan, bahwa Desa Medan Jaya mampu berdiri mandiri, tidak hanya bergantung pada pasokan dari luar, tetapi juga mampu menghasilkan pangan sendiri,” tambahnya.

Pelaksanaan program ini berlandaskan pada Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022 dan seterusnya, yang menegaskan bahwa dana desa dapat digunakan untuk mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, dasar hukum lainnya adalah Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang mengamanatkan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama pemerintah, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa.

Dengan adanya landasan hukum tersebut, program ketahanan pangan di Desa Medan Jaya memiliki legitimasi kuat untuk dijalankan dan dipertanggungjawabkan. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program ini hingga panen, sekaligus menyiapkan strategi pemanfaatan hasil panen agar dapat memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu PKK, yang melihat program penanaman jagung ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan di tingkat rumah tangga. Selain itu, mereka berharap hasil panen dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi sekaligus menjadi bahan dasar olahan makanan kreatif khas desa.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan semua pihak, Desa Medan Jaya menegaskan komitmennya untuk menjadikan program ketahanan pangan sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan desa. Penanaman jagung seluas 1 hektar ini diharapkan menjadi awal dari keberhasilan program pertanian berkelanjutan yang membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.(ad) 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image